ARTIKEL SAYANGILAH KELUARGA ANDA

Rabu, 15 Agustus 2018 11:52:16 - Oleh : pkrs@admin

POLIKLINIK KULIT DAN KELAMIN LIBUR

PENGUMUMAN HASIL SELEKSI TENAGA KONTRAK

POLIKLINIK ORTHOPEDI LIBUR

PENGUMUMAN HASIL SELEKSI ADMINISTRASI TENAGA KONTRAK RSUD WATES

RSUD BINJAI STUDY BANDING PENYUSUNAN TARIF PELAYANAN VIP KELAS I DAN II DI RSUD WATES

SAYANGILAH KELUARGA ANDA

STOP KEKERASAN PADA ANAK DAN PEREMPUAN


Anak merupakan salah satu asset dan modal dasar dalam pencapaian pembangunan bangsa yang berkelanjutan. Hal ini yang menyebabkan keberadaan anak harus mendapatkan perhatian agar terpenuhi hak-haknya untuk tumbuh dan berkembang serta mendapatkan perlindungan dari segala bentuk kekerasan, eksploitasi dan diskriminasi, sehingga perkembangannya dapat menjadi generasi yang berkualitas di masa yang akan dating.

Berdasarkan UU No 35 Tahun 2014 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang No 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak, Pasal 1(1), Anak adalah semua penduduk yang berumur dibawah 18 tahun dan anak yang masih didalam kandungan. Pasal 1 (2) menyebutkan Perlindungan Anak adalah segala kegiatan untuk menjamin dan melindungi anak dan hak-haknya agar dapat hidup, tumbuh, berkembang, dan berpartisipasi secara optimal sesuai dengan harkat dan martabat kemanusiaan, serta mendapat perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi. Seorang anak memiliki hak untuk:

1.Memperoleh identitas dari Negara (dalam bentuk akta kelahiran, dan kartu identitas anak)

2.Diasuh oleh keluarga/alternative untuk menanamkan kasih sayang, nilai positif agama, dan normasosial

3.Mendapat ASI, gizi, imunisasi dan jaminan kesehatan

4.mendapat pendidikan, memanfaatkan waktu luang, beristirahat, bermain, berekreasi dan berkreasi

5.Mendapat perlindungan hokum secara khusus

Kekerasan terhadap perempuan dan anak terjadi diberbagai belahan dunia dan melintasi zaman. Kekerasan ini terjadi dalam pola dan bentuk yang hamper sama. Setiap keluarga harus mempunyai cara untuk mengatasi bila ada masalah, agar tidak terjadi kekerasan pada perempuan dan anak. Pemicu dari kekerasan sendiri cukup banyak, antara lain adalah miskomunikasi, pihak ketiga, masalah ekonomi, masalah pendidikan dan lain sebagainya. Beberapa bentuk-bentuk kekerasan antara lain:

1. Kekerasan Fisik

2. Kekerasan Psikologis

3. Kekerasan Seksual

4. Kekerasan Ekonomi

5. Kekerasan Sosial

6. Trafficking/perdagangan manusia

Membangun komunikasi dengan anak sangatlah penting untuk menghindari kekerasan fisik dan kejahatan seksual yang sekarang banyak terjadi. Hal ini dapat dilakukan dengan beberapa cara, seperti :

1. Dengarkan cerita anak dengan penuh perhatian

2. Hargai pendapat seleranya walaupun mungkin orang tua tidak setuju

3. Jika anak cerita hal yang sekiranya membahayakan, Tanya anak bagaimana merekamenghindari bahaya tersebut

4. Orang tua belajar untuk melihat sudut pandang anak, jangan cepat mengkritik atau mencela cerita anak

Membangun komunikasi dengan baik dan saling pengertian akan menjadikan keluarga harmonis dan tidak menimbulkan miskomunikasi antara suami dan istri, sehingga tidak terjadi kekerasan pada anak dan perempuan. Sayangilah keluarga anda. Semoga bermanfaat, terimakasih. (PKRS RSUD Wates)

« Kembali | Kirim | Versi cetak