PELAYANAN PONEK RSUD WATES

Selasa, 12 Februari 2019 09:42:22 - Oleh : @PKRS

PELAYANAN POLIKLINIK RSUD WATES PADA HARI RABU TANGGAL 17 APRIL 2019 LIBUR

PELAYANAN POLI KLINIK THT TUTUP

PELAYANAN POLIKLINIK JATUNG TUTUP

PELAYANAN POLI KLINIK JANTUNG

PELAYANAN POLI KLINIK JANTUNG

 

PELAYANAN PONEK RSUD WATES

        Rumah Sakit PONEK 24 jam adalah Rumah Sakit yang menyelenggarakan pelayanan kedaruratan maternal dan neonatal secara komprehensif dan terintegrasi 24 jam dalam sehari, 7 hari dalam seminggu dan sangat berperan dalam menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB).  Pelayanan maternal neonatal merupakan pelayanan bagi ibu dan bayi baru lahir secara terpadu dalam bentuk Pelayanan Obstetri Neonatal Emergency Komprehensif (PONEK). Hal ini harus dapat terukur melalui Penilaian Kinerja Manajemen dan Penilaian Kinerja Klinis (Pedoman Penyelenggaraan Pelayanan Obstetri Neonatal Emergency Komprehensif    24 jam di Rumah Sakit).

        Pelayanan Obstetri Neonatal Emergency Komprehensif (PONEK) merupakan salah satu kegiatan pelayanan dalam Rumah Sakit Sayang Ibu dan Bayi (RSSIB) dan mendukung Program Nasional. Rumah Sakit Umum Daerah Wates mendapatkan penghargaan sebagai Peringkat I Rumah Sakit Sayang Ibu dan Bayi Tingkat Provinsi tahun 2009, Tahun 2011, Tahun 2012, Tahun 2013, dan Tahun 2016.

Ruang Lingkup Pelayanan PONEK:

1. Stabilisasi di Instalasi Gawat Darurat (IGD) dan persiapan untuk pengobatan

2.  Penanganan kasus gawat darurat oleh tim PONEK Rumah Sakit di ruang tindakan

3. Penanganan operatif cepat dan tepat meliputi laparatomi dan seksio cesarea

4.  Perawatan intensif ibu dan bayi.

5.  Pelayanan Asuhan Ante Natal (kehamilan) Risiko Tinggi.

Kriteria Umum Rumah Sakit PONEK:

1. Ada dokter jaga yang terlatih di UGD untuk mengatasi kasus emergensi baik secara umum maupun emergensi obstetrik-neonatal.

2.Dokter, bidan dan perawat terlatih melakukan resusitasi neonatus dan                kegawat-daruratan obstetrik dan neonatus.

3. Mempunyai Standar Operating Prosedur penerimaan dan penanganan pasien          kegawat-daruratan obstetrik dan neonatal.

4.Jika memungkinkan, terdapat kebijakan tidak ada uang muka bagi pasien                  kegawat-daruratan obstetrik dan neonatal.

5.  Mempunyai prosedur pendelegasian wewenang tertentu.

6. Mempunyai standar respon time di UGD (target diupayakan selama 5 menit), di kamar bersalin (target diupayakan kurang dari 30 menit), pelayanan darah (target diupayakan kurang dari 1 jam).

7. Tersedia kamar operasi yang siap (siaga 24 jam) untuk melakukan operasi, bila ada kasus emergensi obstetrik atau umum.

8. Tersedia kamar bersalin yang mampu menyiapkan operasi dengan target dalam waktu kurang dari 30 menit

9. Memiliki Tim yang siap untuk melakukan operasi atau melaksanakan tugas         sewaktu-waktu (on call).

10.   Adanya dukungan semua pihak dalam tim pelayanan PONEK, antara lain dokter kebidanan, dokter anak, dokter/petugas anastesi, dokter penyakit dalam, dokter spesialis lain, serta dokter umum, bidan dan perawat.

11. Mengupayakan tersedianya pelayanan darah yang siap 24 jam.

 

« Kembali | Kirim | Versi cetak