PAGUYUBAN STROKE “TERATAI”

Rabu, 8 Mei 2019 08:41:17 - Oleh : @PKRS

PERINGATAN HARI HIPERTENSI SEDUNIA

PAGUYUBAN STROKE “TERATAI”

TETAP CERDIK SELAMA RAMADHAN

PELAYANAN POLI KLINIK ORTHOPEDI dan KK TUTUP

PELAYANAN POLI KLINIK JANTUNG TUTUP

 

PAGUYUBAN STROKE

TERATAI

 

            Paguyuban merupakan perkumpulan yang bersifat kekeluargaan, didirikan oleh orang-orang yang sepaham (sedarah) untuk membina persatuan (kerukunan) di antara para anggotanya.

           Paguyuban stroke merupakan perkumpulan orang yang sama dengan kondisi yang sama yang disebabkan oleh suatu kondisi yang terjadi ketika aliran darah otak terganggu karena adanya sumbatan atau perdarahan yang berlangsung cepat dan berlangsung lebih dari 24 jam dan mengakibatkan berbagai macam gangguan baik motorik kasar dan halus, wicara (komunikasi), kognitif, dll.

          Awal terbentuknya paguyuban stroke dimulai ± tahun 2005. Yang dilatarbelakangi oleh banyaknya pasien stroke yang berkunjung ke RSUD Wates baik pasca rawat inap ataupun tidak.

Tujuan diadakan paguyuban stroke, diantaranya :

    1. Agar saling memotivasi untuk proses kesembuhan

    2. Agar saling memotivasi dan menyupport dengan kondisi saat ini

    3. Saling berbagi pengalaman tentang sakitnya

    4. Saling menguatkan satu sama lainnya agar tidak minder dan lebih percaya diri.

         Paguyuban stroke dilakukan setiap 1 bulan sekali setiap hari kamis minggu kedua. Dalam pertemuan paguyuban stroke selalu melakukan senam yang dipimpin oleh fisiotherapis RSUD Wates. Dengan beriringan waktu pelaksanaan senam dipandu oleh anggota paguyuban  agar tercapai kemandirian dan termotivasi dalam melakukan senamnya. Selain senam dalam paguyuban stroke juga diberikan edukasi terkait kesehatan tentang stroke yang dilakukan dr Syaraf, dr Rehabilitasi Medis, Psikolog, dll.

Berikut salah satu kegiatan senam di paguyuban stroke:

Di Paguyuban stroke hampir setiap tahun mengadakan refreshing (wisata) ke daerah yang mudah dijangkau, untuk menambah semangat dan rasa kekeluargaan diantara anggota paguyuban

 

Stroke bisa dicegah dengan menerapkan pola hidup sehat dengan CERDIK… Cek kondisi kesehatan secara berkala, Enyahkan asap rokok, Rajin aktivitas fisik, Diet seimbang dengan kalori seimbang, Istirahat cukup dan Kelola stress.

Bagi penderita stroke yang berkeinginan untuk bergabung dipaguyuban stroke ”TERATAI” RSUD Wates bisa mendaftar dan datang di hari Kamis minggu kedua,Terimakasih Semoga bermanfaat (PKRS RSUD Wates­_Mei 2019)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

« Kembali | Kirim | Versi cetak