SEMINAR PENYALAHGUNAAN NARKOBA DAN KENAKALAN REMAJA

 

SEMINAR PENYALAHGUNAAN NARKOBA DAN KENAKALAN

DI KALANGAN REMAJA SERTA KONSEKUENSINYA

 

        Sabtu,  25 Februari 2017 serangkaian acara kegiatan hari Bhakti Pelayanan RSUD Wates yang ke 34 di adakan seminar tentang Penyalahgunaan Narkotika dan Kenakalan Bagi Remaja, acara tersebut diikuti 200 peserta yang terdiri dari pelajar SLTA dan guru BP dari 52 SLTA di Kulon Progo, dalam sambutannya Direktur RSUD Wates dr. Lies Indriyati, Sp.A menyambut baik atas terselenggaranya acara seminar ini  dan sangat tepat dengan tema kita Hari Bhakti Pelayanan ke 34 tentang Pendidikan dan mengucapkan terima kasih kepada para nara sumber yang telah berkenan hadir untuk memberikan pencerahan mengani bahaya narkoba kepada generasi muda kita, generasi  muda merupakan tulang pungung bangsa dan akan menjadi pemimpin bangsa di masa depan dan jangan sampai generasi muda terjerumus kepada hal- hal yang tidak diinginkan.

Kegiatan seminar pada kali ini dengan Tema Penyalahgunaan Narkoba dan Kenakalan di Kalangan Remaja Serta Konsekuensinya dengan menampilkan tiga narasumber  :

1. dr. Wini Christina, SpKJ, Ketua Perkumpulan Konselor HIV AIDS Kulon Progo  dengan mengambil judul Bahaya Penyalahgunaan Narkoba Terhadap Kesehatan secara garis besar dapat disimpulkan :

Ada 3 golongan Napza berdasarkan pengaruhnya terhadap perilaku yang ditimbulkan :

a. Stimulan : merangsang fungsi tubuh dan meningkatkan gairah kerja,  zat yang termasuk golongan ini adalah amfetamin (Shabu, ekstasi), kafein dan kokain.

b. Depresan : mengurangi aktifitas fungsional tubuh sehingga membuat pemakainya merasa tenang. Zat yang termasuk golongan ini opioida (morfin, heroin/putaw, kodein).

c. Halusinogen : menimbulkan halusinasi yang bersifat merubah perasaan dan pikiran sehingga menciptakan daya pandang yang berbeda sehingga seluruh perasaan dapat terganggu tidak digunakan dalam terapi medis. Zat yang termasuk golongan ini adalah kanabis (ganja), LSD, mescalin.

Dikatakan sebagai penyalahgunaan narkoba jika dipakai tidak untuk pengobatan, penggunaan dalam jumlah berlebihan, frekuensi sekali-sekali sampai terus menerus, penggunaan telah lebih dari 1 bulan dan terjadi gangguan fungsi social dan pekerjaan.

2. AKP. H. Sumina, SH, Kasat Binmas Polres Kulon Progo,  dalam materinya bahwa narkoba sangat bermanfaat untuk pelayanan kesehatan dan kepentingan pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi disisi lain penyalahgunaan narkoba dapat merugikan kehidupan manusia dan bangsa sehingga mengancam ketahanan nasional. Oleh karena itu penyediaan, kepemilikan, peredaran, penggunaan, pengangkutan serta pencegahan penanggulangan dan pemberantasannya perlu dengan ketentuan hukum / perundang-undangan.

Beberapa cara yang dapat digunakan untuk mencegah atau menanggulangi dan memberantas penyalahgunaan peredaran gelap dan kejahatan narkoba adalah :  

a.    Preventif à Pencegahan dengan pembinaan dan penyuluhan

b.    Represif à Penegakan hukum

c.    Rehabilitasi dengan penempatan dan perawatan hkusus.

3. Oneng Nawaningrum, S.Psi, MA. Psikolog  Poli Psikologi RSUD Wates tema yang disampaikan adalah Narkoba dan Kenakalan Remaja, Oneng menyampaikan ada beberapa penyebab awal remaja terjerumus dalam lingkungan narkoba :

Broken home , Pengaruh lingkungan, Cari perhatian, Stres, Dijebak ,Bandar Narkona ,  dan Coba-coba

Factor yang mempengaruhi seseorang terjerat narkoba adalah  :

Faktor internal, Faktor ekternal dan Faktor Zat.

Cara menolak agar kita tidak terjebak dalam lingkungan narkoba :

a.    Kita punya hak untuk hidup sehat

b.    Ketahui dan pahami segala sesuatu dari sudut pandang

c.    Mampu bersikap asertif (memahami kemauan diri sendiri)