MENJAGA KESEHATAN MATA ANAK SAAT PANDEMI

MENJAGA KESEHATAN MATA ANAK SAAT PANDEMI

Selama masa pandemi COVID-19, masyarakat disarankan untuk tetap beraktivitas di dalam rumah demi meminimalisir penyebaran virus dan menjaga kesehatan. Berbagai  aktivitas yang awalnya dilakukan di luar sekarang harus dilakukan di dalam rumah, termasuk kegiatan belajar anak. Proses belajar jarak jauh selama pandemi COVID-19 membuat anak-anak lebih banyak melakukan interaksi dengan televisi, layar komputer, ponsel, tablet (gawai) hingga permainan video. Durasi/lama waktu terpapar gawai sering disebut  dengan screen time.

Interaksi dengan gawai yang terlalu lama akan mengakibatkan masalah pada kesehatan mata pada anak. Anak-anak yang terlalu sering menggunakan gawai dapat mengalami rabun jauh (mata minus), ukuran kacamata bertambah bagi penderita mata minus, kelemahan mata (mata anak berair, tampak lebih merah, sering dikucek, berkedip, atau anak megeluh pusing), berkurangnya kontak sosial dengan teman, serta dapat mengalami stress dan perubahan perilaku. Oleh sebab itu, orang tua harus bisa mengatur waktu paparan dengan gawai (screen time) untuk anak-anak agar mata mereka tetap sehat serta untuk menjaga keseimbangan antara waktu untuk beraktivitas dan waktu tidur supaya tumbuh kembang anak dapat optimal.

Kegiatan belajar yang awalnya dilakukan secara offline (tatap muka secara langsung) sekarang dilakukan secara online. Oleh karena itu, untuk menghindari kecanduan gawai pada anak, lama penggunaan gawai harus dibatasi sesuai usia anak. Anak-anak yang berusia di bawah 2 tahun tidak dianjurkan untuk menggunakan gawai, sedangkan anak usia 2-4 tahun cukup menggunakan gawai selama 1 jam sehari. Anak-anak berusia 5 tahun ke atas boleh menggunakan gawai lebih lama, tapi juga tidak boleh lebih dari 2 jam per harinya. Agar penggunaan gawai tidak menghambat perkembangan Si Kecil, orang tua dianjurkan untuk selalu memantau dan mengontrol penggunaannya. Selain itu, perbanyaklah waktu untuk melakukan kegiatan bersama tanpa gawai, seperti menggambar, mewarnai, atau sekadar bersenda gurau dengan Si Kecil.

Upaya lain yang dapat dilakukan untuk menjaga kesehatan mata anak adalah dengan mengubah gaya hidup, seperti mengkonsumsi makanan dengan gizi seimbang (termasuk makanan yang mengandung vitamin A), usahakan untuk menggunakan laptop atau komputer yang mempunyai layar yang lebih luas dibandingnkan dengan gawai, serta pastikan jarak antara layar dengan mata anak tidak terlalu dekat dengan posisi duduk yang sesuai dan pencahayaan yang memadai. Mari jaga kesehatan mata agar tetap sehat karena mata adalah jendela dunia. (_pkrs@november2020_)