MARI JAGA KESEHATAN TELINGA UNTUK MENCEGAH GANGGUAN PENDENGARAN DAN KETULIAN

MARI JAGA KESEHATAN TELINGA UNTUK MENCEGAH GANGGUAN PENDENGARAN DAN KETULIAN

      Telinga merupakan salah satu indera yang sangat penting bagi manusia. Dalam menjalankan fungsinya sebagai indera pendengaran, telinga akan menangkap suara di sekitarnya, kemudian diproses lebih lanjut sehingga otak mengenali suara tersebut. Oleh karena fungsinya yang sangat penting, maka menjaga kesehatan telinga merupakan hal yang harus kita lakukan. Sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan kepedulian akan pentingnya menjaga kesehatan telinga, setiap tanggal 3 Maret diadakan peringatan Kesehatan Telinga dan Pendengaran Nasional. Dengan adanya peringatan ini, diharapkan kita akan semakin peduli dalam melaksanakan upaya pencegahan terhadap terjadinya gangguan pendengaran dan ketulian.

Seseorang dikatakan memiliki gangguan pendengaran apabila dia tidak bisa mendengar secara baik seperti pendengaran orang normal, yaitu pada ambang batas pendengaran 20 dB pada satu telinga atau keduanya. Gangguan pendengaran dan ketulian dapat disebabkan oleh faktor bawaan dari lahir maupun karena adanya faktor risiko kejadian. Beberapa faktor risiko yang dapat menyebabkan gangguan pendengaran dan ketulian antara lain adalah karena adanya proses penuaan, kerusakan atau trauma, penyakit, pengaruh obat, paparan suara, dan kotoran telinga.

Beberapa tips yang dapat dilakukan untuk menjaga supaya telinga kita tetap sehat dan berfungsi optimal antara lain:

  1. Selalu perhatikan kebersihan telinga dan jangan membersihkan telinga dengan cara sembarangan. Hindari membersihkan telinga dengan benda keras, seperti: batang bulu ayam, batang rumput, batang korek api atau penjepit rambut. Selain dapat menyebabkan trauma/ luka pada telinga, benda-benda tersebut juga belum tentu terjamin kebersihannya sehingga dapat menyebabkan infeksi pada telinga. Jika ingin membersihkan cairan telinga, lakukan dengan cara membuat pilinan bahan pengering yang lembut dan bersih yang bersifat menarik cairan (pilinan kassa steril atau kertas tisu yang cukup tebal) kemudian letakkan bahan pengering tersebut di dalam liang telinga. Namun jika kotoran telinga sudah banyak dan mengeras, jangan membersihkannya sendiri dengan menggunakan cutton bud. Segera hubungi dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.
  2. Saat makan, kunyahlah makanan dengan baik untuk membantu mengeluarkan kotoran dari dalam telinga. Gerakan rahang pada saat mengunyah akan menggoyang kulit di sekitar telinga sehingga kotoran telinga dapat keluar sendiri.
  3. Hindari suara/ lingkungan yang bising. Mendengarkan suara yang terlalu keras dalam jangka waktu yang lama dapat merusak struktur telinga bagian dalam dan menyebabkan gangguan pendengaran. Untuk mencegah hal itu, ketika berada di lingkungan yang bising (seperti di lingkungan pabrik atau arena tembak) anda dapat menggunakan alat perlindungan pendengaran (penutup telinga). Dan jika menggunakan headset, atur volume 60% dari volume maksimal.
  4. Hindari minum obat sembarangan maupun konsumsi obat dalam jangka waktu panjang tanpa konsultasi dengan dokter.
  5. Segera hubungi dokter jika terdapat benda asing yang menutupi liang telinga, atau jika terasa ada masalah pada pendengaran anda.

Mari kita jaga kesehatan telinga kita, karena telinga merupakan aset yang sangat berharga agar kita dapat beraktivitas secara optimal dan produktif. (_pkrs@maret2021_)