Tidak terasa, Hari Raya Idulfitri tinggal menghitung hari. Momen yang dinantikan untuk berkumpul bersama keluarga ini seharusnya menjadi waktu penuh kebahagiaan. Namun, di tengah suasana tersebut, masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan karena kasus campak pada anak dilaporkan sedang meningkat.
Campak merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh virus dan mudah menyebar, terutama pada anak-anak yang belum mendapatkan imunisasi lengkap. Penularan dapat terjadi melalui percikan droplet saat batuk atau bersin, serta kontak langsung dengan penderita.
Gejala campak biasanya diawali dengan:
Demam tinggi
Batuk dan pilek
Mata merah (konjungtivitis)
Muncul ruam kemerahan yang dimulai dari wajah lalu menyebar ke seluruh tubuh
Jika tidak ditangani dengan baik, campak dapat menyebabkan komplikasi serius seperti diare berat, radang paru (pneumonia), hingga radang otak (ensefalitis).
Agar momen Lebaran tetap aman dan menyenangkan, orang tua diimbau untuk melakukan langkah-langkah berikut:
1. Pastikan Imunisasi Lengkap
Imunisasi campak merupakan perlindungan utama bagi anak. Pastikan anak telah mendapatkan imunisasi sesuai jadwal.
2. Batasi Kontak Fisik Berlebihan
Saat bersilaturahmi, hindari kebiasaan mencium, memeluk, atau menggendong bayi dan balita secara sembarangan, terutama oleh banyak orang.
3. Waspada Gejala Sejak Awal
Segera periksakan anak ke fasilitas kesehatan jika muncul gejala yang mengarah ke campak. Penanganan dini sangat penting untuk mencegah komplikasi.
4. Jaga Kebersihan dan Daya Tahan Tubuh
Biasakan mencuci tangan, menjaga kebersihan lingkungan, serta memenuhi kebutuhan nutrisi anak.
Momen Lebaran adalah waktu yang berharga untuk berbagi kebahagiaan bersama keluarga. Dengan meningkatkan kewaspadaan dan melakukan pencegahan sejak dini, kita dapat melindungi anak-anak dari risiko penyakit campak.
Mari wujudkan Lebaran yang sehat, aman, dan penuh kebahagiaan bagi seluruh keluarga.
Source: RSUD Wates